Membeli sebuah smartphone pintar kini telah menjadi bentuk investasi jangka panjang yang membutuhkan pertimbangan matang bagi sebagian besar masyarakat. Selain spesifikasi perangkat keras, kepastian durasi pembaruan perangkat lunak atau software support kini menjadi faktor krusial yang menentukan seberapa lama sebuah ponsel layak digunakan.
Berdasarkan laporan komparasi mendalam yang dirilis oleh TechRadar, sejumlah produsen global kini mulai memperpanjang komitmen masa dukungan sistem operasi mereka. Tren positif ini muncul seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen akan pentingnya patch keamanan berkala guna melindungi data pribadi dari ancaman siber yang terus berkembang.
Dari pantauan redaksi terhadap kebijakan terbaru, Apple secara resmi mengonfirmasi jaminan pembaruan keamanan minimal selama lima tahun untuk jajaran iPhone, yang dipicu oleh regulasi ketat di Inggris pada tahun 2024. Kendati demikian, dalam praktiknya perusahaan asal Cupertino tersebut sering kali memberikan dukungan penuh hingga tujuh tahun untuk model-model premium mereka.
Menurut pengamatan tim redaksi di ekosistem Android, Samsung dan Google juga tidak kalah agresif dengan menawarkan dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh tahun, terutama untuk lini flagship mulai dari generasi Galaxy terbaru dan Google Pixel 8 ke atas. Kebijakan ini dinilai memberikan ketenangan lebih bagi konsumen yang enggan terlalu sering berganti perangkat.
Sementara itu, laporan yang sama menunjukkan bahwa Motorola masih memiliki skema pembaruan yang cenderung bervariasi dan kurang konsisten antar-lini produknya. Sebagai panduan umum bagi merek lain seperti Honor, Oppo, dan Xiaomi, model kelas atas biasanya mendapatkan dukungan lima hingga enam tahun, sedangkan model kelas entry-level umumnya hanya bertahan antara dua hingga tiga tahun saja.